Siswa-siswi kelas 7 SMPN 2 Sumberpucung Tahun Ajaran 2026/2027 mengikuti kegiatan wajib Penerimaan Tamu Penggalang (PTP) pada 24–25 Juli 2026. Berpusat di Lapangan Karya Bakti dan lingkungan sekolah, kegiatan ini diselenggarakan untuk membentuk karakter, kemandirian, kedisiplinan, serta menumbuhkan jiwa korsa dan rasa tanggung jawab siswa saat memasuki dunia kepramukaan tingkat Penggalang. Rangkaian perkemahan dua hari satu malam tersebut menghadirkan kolaborasi antara siswa, panitia, pembina Pramuka, pihak Kwartir Ranting (Kwarran), hingga para alumni.

Kegiatan hari pertama diawali dengan proses check-in kelengkapan peserta dan upacara pembukaan secara simbolis melalui penyematan tanda peserta. Usai pembukaan, siswa dibekali empat materi dasar kepramukaan—yakni Kode Morse, Sandi Kotak 1, Semaphore, dan teknik Tali-Temali hingga praktik membuat tandu darurat. Memasuki siang hari, Kak Aning selaku pengawas sekolah membawakan materi Kode Kehormatan Pramuka di aula sekolah, disusul pengenalan ekstrakurikuler GARDAPATI serta sesi motivasi dari alumni Arsunewa TGP yang kini berkarir di TNI AL dan perwira logistik. Sebelum malam keakraban, peserta juga mendapatkan pematerian keagamaan dari Kak Wahyudianto serta wawasan atribut kepramukaan oleh Kwarran Sumberpucung.
Suasana malam pertama menjadi puncak yang paling dinantikan melalui Upacara Api Unggun. Diiringi penyalaan api oleh 10 petugas pembaca Dasa Dharma, Kamabigus Kak Davit Harijono menyampaikan pesan mendalam kepada para peserta perjusa.
“Seterang api unggun yang menerangi malam ini, maka kobarkan terus jiwa korsa, kobarkan terus semangat Kepramukaan.” Ujar Kamabigus Kak Davit Harijono yang menggetarkan suasana malam itu.

Kehangatan malam dilanjutkan dengan Pentas Seni antarkelas yang meriah, menampilkan tarian, nyanyian, hingga pertunjukan kesenian Bantengan (Mberot) khas Malang, sebelum seluruh peserta beristirahat di tenda masing-masing di tengah udara dingin malam.
Memasuki hari kedua, peserta dibangunkan pukul 03.00 WIB untuk melaksanakan salat Subuh berjamaah dan senam pagi bersama guna menghangatkan tubuh. Agenda utama hari kedua berlanjut pada penjelajahan alam yang melintasi lima pos tantangan. Para peserta diuji mulai dari Pos 1 (Panca Indra/menebak rempah), Pos 2 (Sandi Morse di rute ekstrem), Pos 3 (Yel-yel Regu), Pos 4 (Semaphore jarak jauh), hingga Pos 5 (Pembuatan & pengangkatan Tandu) yang membawa peserta kembali ke titik akhir di sekolah. Rangkaian PTP diakhiri dengan sesi pengarahan dan apresiasi di aula sekolah.

Sebagai penutup dari seluruh rangkaian penerimaan anggota baru, SMPN 2 Sumberpucung menggelar Upacara Pengukuhan resmi sepekan setelah kegiatan PTP, yakni pada 1 Agustus 2026. Upacara dirangkai dengan pembacaan Trisatya serta penyematan topi Pramuka dan tanda Gugus Depan kepada dua perwakilan putra dan putri. Prosesi ini secara resmi menandai diterimanya seluruh siswa kelas 7 menjadi bagian utuh dari keluarga besar Pramuka SMPN 2 Sumberpucung.

